HI FRIENDS WELCOME TO MY BLOG

HI FRIENDS WELCOME TO MY BLOG

Rabu, 25 April 2012

kisah sedih di hari lebaran (tahun2 sebelumnya)


AIR MATA LEBARAN

Hari lebaran adalah hari dimana seluruh umat islam bersuka cita untuk merayakan kemenangannya , tapi berbeda dengan aku .
Bagiku , hari lebaran adalah hari yang tidak perlu dirayakan karena memang tidak ada kemenagan dan kegembiraan yang harus  dirayakan .Walaupun  aku menang karena aku berhasil mengalahkan godaan syetan selama 1 bulan tapi itu tidak berarti apa-apa bagiku . Bagiku ,lebaran itu tidak memerlukan pakaian baru , tidak memerlukan banyak kue , karna bagiku lebaran itu hanyalah mengungkit sebuah ingatan yang ingin aku lupakan tetapi ingatan itu tidak boleh aku lupakan .
Ayahku , yang sosoknya belum begitu lekat diotakku karena ia meninggalkanku di usia yang sangat dini , usia dimana aku belum mengetahui apa itu kematian.ayahku meninggalkanku sehari sebelum hari lebaran 2002.
Semejak tahun itu , hari lebaranku berubah menjadi hari-hari yang tidak menyenangkan , waktu lebaran tiba kegiatanku adalah ziarah ke makam ayahku yang tidak begitu jauh dari rumahku , aku tidak kuat untuk berada lama-lama di dekat makam ayahku , karna pasti aku tidak akan bisa menyembunyikan air mataku dari keluarga-keluargaku yang lainnya , setiap aku ziarah ke makam ayahku muncul rasa penyesalan dari dalam dadaku ini , mengingat waktu ayahku meninggal ,aku belum mengerti apa-apa , bagaimana bisa ketika ayahku meninggal aku tidak meneteskan air mata , “anak macam apa aku ini”.walaupun aku bisa menahan air mataku di depan makam ayahku ,tapi aku tidak bisa untuk tidak meneteskan air mata itu , sesampainya dirumah aku langsung masuk kamar dan mengatakan aku akan tidur tapi sebenarnya di dalam kamar yang aku lakukan adalah melampiaskan kesedihanku dengan mengeluarkan air mataku sebanyak-banyaknya.
Aku masih ingat wajah ayahku , ayahku itu sangat tinggi , putih , tampan ,dan juga baik .waktu aku masih kecil ,aku paling tidak suka di cium oleh ayahku karena kumisnya yang tajam – tajam itu .
Ayahku juga sangat pemarah , pernah kami sedang bergotong royong dirumah , kemudian waktu ayahku menyuruhku untuk mengambil gergaji tapi aku tidak mendengarkannya , aku langsung di lempar dengan jeruk lemon oleh ayahku , walaupun lemparan jeruk lemon itu tidak mengenaiku tapi aku langsung menangis dan meninggalkan ayah dan langsung berlari kepelukan ibuku.
Setelah ayahku memarahiku, ayahkupun langsung meminta maaf kepadaku , lalu di mengajakku untuk bermain ke pasar , di pasar aku meminta ayah untuk membelikan aku sebuah sepatu yang harganya lumayan mahal  dan ayahpun membelikannya.
Sesampainya dirumah ibupun melihat belanjaan kami dan bertanya ,mana belanjaan untuk didi?
Ibupun marah ,karena ayah tidak membelikan sepatu juga untuk didi, karena ibu ingin ayah menjadi ayah yang adil.
Selama 7 tahun hidup dengan ayah , hanya itulah kenangan yang masih terukir di benakku , terkadang aku ingin kembali kemasa lalu , agar aku bisa hidup lebih lama dengan ayahku , karena tidak memiliki sosok seorang ayah sangatlah tidak menyenangkan . Teman sekelasku bercerita bahwa kerjaannya hanya bercanda dengan ayahnya dan ayahnya juga mendukung dia dalam segala hal yang di sukai anaknya , aku iri kepada mereka yang memiliki ayah seperti mereka , ya allah andai saja kau memberikan kesempatan untuk ayahku hidup kembali ,aku akan sangat berterima kasih ya alllah .tapi aku  tau itu tidak mungkin , jadi tolong jaga ayahku dan lindungilah dia disisisMU.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar