Berpura – pura tegar adalah sebagian besar cara wanita untuk menyembunyikan perasaannya. Hal ini pulalah yang terjadi pada Anggi, seorang gadis yang lincah , cantik , baik dan pintar yang sedang berpura – pura tegar di hadapan ayahnya yang sedang berada di intensive care unit (ICU). Pak Hartono adalah satu-satunya keluarga yang masih dimilikinya, ibunya telah meninggal 2 tahun yang lalu karena kecelakaan . Pak Hartono dirawat di ICU karena menderita penyakit Stroke .
Sudah hampir 3 bulan Anggi tidak pernah datang ke sekolah , ia harus merawat ayahnya yang sedang sakit dan tak berdaya sedikitpun. Dengan penuh kasih sayang dan ketulusan Anggi selalu merawat dan menjaga ayahnya 24 jam .
Tak ada raut letih tergores di wajahnya sedikitpun , hanya senyum yang selalu erlontar dari bibir mungilnya ke pada ayahnya . Ketika ayahnya sudah tidur Anggi keluar dari kamar ayahnya dan tak tahan lagi untuk tidak meneteskan air matanya. Kedua tangannya menutupi mulutnya agar suara tangisannya tidak terdengar oleh ayah yang sangat dicintainya tersebut . Ia menangis semalaman sehingga matanya menjadi merah.
“kenapa matamu ?” Tanya ayah
“ kemasukan debu yah “ jawab Anggi
“Ayah mau menghirup udara segar, mari kita keluar”
BERSAMBUNG
Tidak ada komentar:
Posting Komentar